Isak Tangis Mewarnai Keberangkatan Prajurit Yon Zipur 5 Ke Afrika Tengah

Selasa, 15/Agustus/2017 14:16:41

MALANG (Surabayapost.net) – Sebanyak 146 parujrit TNI AD dari Batalyon Zeni Tempur (YON ZIPUR) 5, Kepanjen,Kabupaten Malang,Jawa Timur, terpilih sebagai pasukan pendukung Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca Car TA.2017, untuk menjadi Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Afrika Tengah.

Keberangkatan prajurit TNI AD dari Batalyon Zeni Tempur 5, Kepanjen ini digelar upacara pelepasan yang dihadiri oleh para anggota korum (personil TNI yang tetap tinggal di markas), dan ibu-ibu Persit (Persatuan Isteri Tentara), di Lapangan Jenderal Sudirman Yoin Zipur 5, Kepanjen. Dalam Upacara tersebut diwarnai isak tanggis keharuan dari pihak keluarga dan teman sejawat.

Komandan Yon Zipur 5, Letkol (Czi) Chotman Jumei Arisandy, SE, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya membenarkan bahwa sebanyak 146 prajurit TNI AD dari Yon Zipur 5 diberangkatkan dalam misi perdamaian di Afrika Selatan.

“Benar mas, sebanyak 146 parujrit TNI AD dari Yon Zipur 5 berrgabung dalam dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca Car TA.2017 dan telah berangkat, sekarang ini menuju Pusat Pelatihan Pasukan Pemelihara Perdamaian di Mabes TNI, Sentul, Bogor. Bahkan saya sendiri juga ikut berangkat ke Afrika Tengah,” ungkap Chotman.

146 parujrit TNI AD dari Batalyon Zeni Tempur 5, Kepanjen, yang terpilih ini, sebelumnya telah mengikuti seleksi dengan beberapa kriteria, setelah lolos baru menjalani pelatihan di Sentul, Bogor selama 3 bulan.

Selain bertugas sebagai pasukan Zeni Tempur yakni membangun insfrastruktur seperti jalan atau jembatan, mereka nantinya juga membawahi misi pengenalan seni budaya seperti tari-tarian khas Indonesia, sebagi promosi pariwisata.

Selanjutnya sesuai dengan jadwal, para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca Car TA.2017, akan berangkat ke Afrika Tengah usai perayaan HUT RI (Hari Ulang Tahun Republik Indonesia) ke 72.

“Sesuai jadwal tanggal 26 Agustus, minggu depan kita bertolak dari Indonesia ke Afrika Tengah,” ungkap Danyon Zipur 5 Kepanjen.

Sementara, untuk mengisi kekosongan jabatan Komandan Batalyon Zeni Tempur 5 yang ditinggal Letkol (CZI).Chotman Jumei Arisandy ke Afrika Tengah selama satu tahun, maka untuk sementara ditunjuk Kapten (Czi).Gatot Sumardiono sebagai Pejabat Penganti Sementara Komandan Batayon Zeni Tempur 5 Kepanjen.

”Selama saya bertugas ke Afrika Tengah, jabatan Danyon sementara dijabat oleh Kapten (Czi).Gatot Sumardiono,” jelas Letkol (Czi).Chotman.

Selain itu, salah satu prajurit TNI AD dari Yon Zipur 5, Sersan Satu. Sugianto, menerangkan, bahwa sebagai parjurit TNI, perintah dan tugas negara adalah diatas segalanya.

”Sebagai pajurit TNI, perintah dan tugas negara adalah nomor satu, demi tugas negara siap tidak siap, rela tidak rela, harus siap dan rela meninggalkan keluarga,” kata pria yang menjadi staff intel Yon Zipur 5 ini.

Dalam Prosesi pelepasan ini nampak beberapa prajurit memeluk isteri dan putra-putrinya yang masih kecil. Keharuan tak bisa dibendung lagi ketika bus yang ditumpangi para prajurit TNI AD berangkat meninggalkan Markas Yon Zipur 5.(tos/lil)

579 kali dilihat, 11 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan