Dipanggil Polda, Pejabat Pemkot Batu Mangkir

Rabu, 13/September/2017 19:48:22
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

BATU (surabayapost.net) – Polda Jatim hingga kini masih terus melakukan pemeriksaan terhadap para pejabat Pemkot Batu terkait dugaan pungli pada PT Gunadharma Anugera Jaya. Beberapa saksi dipanggil dan diperiksa.

Namun, di antara pejabat Pemkot Batu mangkir. Dia tak menghadiri panggilan Polda Jatim, Rabu (13/9/2017). “Pengusutan terkait OTT yang dilakukan Saber Pungli Kemenko Polhukam jalan terus,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Meski begitu, dia mengakui bila ada pejabat yang tak hadir saat dipanggil. “Alasannya karena ada halangan tertentu. Jadi tidak datang, bukan berarti mangkir. Tapi pasti ada panggilan lagi pada yang bersangkutan,” jelas dia.

Dijelaskan dia bahwa prosedurnya di dalam Kuhap, satu kali dipanggil tak hadir bisa ditolelir karena dengan alasan yang kuat. “Panggilan kedua, ketiga tidak hadir lagi kan bisa dilakukan dengan membawa paksa,” kata Kombes Pol Frans Barung Mangera

Untuk itu, dia akan mengirimkan surat panggilan kedua. Kemungkinan kata dia, pekan depan.

Disinggung soal keterlibatan Wali Kota Batu dia enggan berandai-andai. “Lihat saja nanti. Pasti ada yang bernyayi. Dengarkan saja nyanyiannya, itu akan pasti ada. Masak mau masuk penjara sendiri. Dimana – mana tidak akan mau seperti itu,” sergahnya.

Sementara itu, kuasa hukum PT Gunadharma Anugerah Jaya, Arif Fathoni SH mengaku proses penyidikan di Polda Jatim cukup terbuka. “Klain kami sudah menyerahkan beberapa bukti untuk proses penyidikan,” katanya.
Saat disinggung bukti apa saja yang ada, dia tak mau menyebutkan. “Itu sudah masuk ranah penyidikan. Penyidik kalau tidak cukup bukti, tentu tidak mungkin melanjutkan perkara ini,” kilahnya.

Karena itu dia percaya sepenuhnya kepada polisi. “Yang jelas kami tinggal menunggu hasilnya,” timpal Arif Fathoni. (agus susanto)

195 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan