Senin, 11 Desember 2017

Pemprov Target Tiga Ruas Toll Jatim Difungsionalkan Jadi Jalur Mudik 2018

Rabu, 20/September/2017 13:15:02
Jalan tol

SURABAYA (Surabayapost.net) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan pada 2018, tiga ruas tol di Jatim akan difungsionalkan atau digunakan jadi Jalur mudik. Hal ini setelah sukses memanfaatkan sejumlah ruas tol sebagai jalur fungsional mudik lebaran menjadi acuan untuk tahun depan.

Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Gatot Sulistiyo Hadi di Surabaya, Selasa (19/9) mengatakan, rencana fungsional saat mudik 2018 mampu mengurai kemacetan di sejumlah titik. Di Jatim, ada tiga titik tol yang akan dibidik menjadi jalur fungsional mudik lebaran. Yakni, tol Mantingan – Kertosono dan Pandaan – Malang dan Pasuruan – Probolinggo.

“Kita memngajukan surat ke kementerian PU memohon fungsional lebaran untuk tol yang belum selesai bisa dipakai mudik lebaran. Dan saat konfirmasi lagi awal September ternyata sanggup (diizinkan, red),” terang Gatot.

Rencana ini, menurutnya tidak dilakukan tiba-tiba, karena membutuhkan sejumlah analisis dan perhitungan. Tiga ruas tol yang akan difungsionalkan diharapkan meringankan beban traffic di jalur yang padat ini. “Memang yang paling urgen dua itu (Mantingan – Kertosono dan Pandaan – Malang, red), Probolinggo tidak seberapa,” ujar Gatot.

Untuk jalur Malang dan Batu hingga saat ini terkenal dengan tingkat kemacetannya yang cukup tinggi. Sehingga diprediksi pada mudik lebaran akan lebih padat. Hal ini juga berlaku untuk jalur tengah.

“Kalau jalur Malang LHR (lalu lintas harian rata-rata) melebihi kapasitas jalan. Nantinya fungsional hanya sampai Karanglo, ini sudah cukup. Inter change pakis, dilanjut lagi 5 Km berhenti di Madyo Puro,” ujar Gatot.

Nantinya, masyarakat yang ke Malang maupun ke Batu lebih dekat dan tidak mengalami kemacetan. Sedangkan untuk tol Pasuruan- Probolinggo juga dinyatakan siap dan diusahakan bisa dipakai mudik lebaran. Meski begitu masih ada titik yang tidak bisa dilalui.

Gempol- Pasuruan yang sudah diresmikan sampai Rembang. Dari Rembang sampai Bukir/ Sidogiri (4km)lebaran sudah selesai. Yang tidak bisa dilalui sekitar 15 Km.

“Yang tidak bisa dilalui dari Bukir menuju Grati. Karena pembebasan tanahnya masih 48 persen. Ini masih barusan melelangkan paket itu seksi 4. Yang bikin lama pengadaan tanah, saya juga tidak tahu persis kenapa seperti itu,” pungkasnya. (zai)

119 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan