Waww… Demi Selamatkan Rp 28,5 M, Kejari Mulai Sidik Kasus Sumbergondo

Jumat, 15/September/2017 18:02:38
Kasi Pidsus Kejari Batu, Andi Ermawan SH

BATU (surabayapost.net) – Demi menyelamatkan uang negara sekitar Rp 28,5 miliar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu akhirnya menemukan tindakan melawan hukum terkait sumber anggaran Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Penemuan itu diungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Batu, Andi Ermawan SH, Jumat (15/9/2017).

“Tindakan melawan hukum memang sudah kami temukan. Untuk itu, penyelidikan di Desa Sumbergondo kami naikkan menjadi penyidikan,” kata Andi Ermawan.

Dia menjelaskan bahwa tindakan melawan hukum itu berkaitan dengan sumber anggaran desa tahun 2016. Sebab, dari hasil pengumpulan data dan keterangan (Pulbaket) yang dilakukan tim Kejari Batu menemukan indikator dan bahan yang bisa dijadikan bukti.

Makanya, tandas dia, sekarang sudah naik ke proses penyidikan. “Jadi untuk sementara yang kita naikkan ke penyidikan, karena ditemukan dugaan melawan hukum terkait masalah sumber anggarannya baru di Desa Sumbergondo,” kata Andi Ermawan.

Sedangkan 18 desa lain di kawasan Kota Batu diakui pria yang akrab disapa Andik ini, sedang dilakukan perhitungan. Menurut dia, tim internal Kejari Kota Batu masih melakukan Pulbaket.

“Karena itu, di Desa Subergondo ini yang sedang naik ke penyidikan. Itu karena sudah ditemukan dugaan melawan hukum,” urainya.

Sebagaimana diketahui sumber anggaran desa itu dari APBD dan APBN. Dana yang mengucur dari Pemda Kota Batu dan pemerintah pusat itu berupa Alokasi Dana Desa (ADD) serta Dana Desa (DD).

Untuk tiap desa, termasuk Desa Sumbergondo itu menerima DD dan ADD itu sekitar Rp 1,5 miliar. Di Kota Batu ada 19 desa/kelurahan yang menerima dana-dana tersebut. Sehingga total uang negara yang berusaha diselamatkan Kejari Kota Batu itu mencapai sekitar 28,5 miliar. (agus susanto).

223 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan