Empat Mahasiswa, Diringkus Sat-Reskoba Polres Malang Kota

Kamis, 12/Oktober/2017 20:32:57
KBO Reskoba,Ipda Bambang Heriyanto saat merilis empat tersangka narkoba dari kalangan mahasiswa.

MALANG (Surabayapost.net) – Pelaku peredaran narkotika dan obat – obatan (Narkoba) di kalangan mahasiswa masih saja terjadi. Buktinya,Satuan Reserse Narkoba (Sat-Reskoba) Polres Malang Kota berhasil meringkus empat pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan daun haram tersebut pada akhir September 2017 lalu. Empat pelaku dicokok dengan barang bukti ganja total kuranb lebih 390 gram dari tiga TKP yang berbeda.

Mereka adalah,Juza Mainangi (21), mahasiwa asal Jl. Abadi RT. 01 / RW. 10, Kelurahan Gunungsari ilir, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kalimantan Timur, Selasa (26/9).

Salah satu Mahasiswa Perguruan Tinggi (PT) di Kota Malang ini, ditangkap di rumah kosnya di Perumahan Permata Jingga, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Dari penangkapan tersangka, didapatkan barang bukti berupa ganja seberat 331,98 gram.

“Tersangka ini ditangkap saat rumah kos. Dari penangkapan itu, Polisi mengembangkan hingga berhasil menangkap para tersangka lain,” ungkap KBO Reskoba,Ipda Bambang Heriyanto didampingi Kasubbag Humas,Ipda Ni Made Seruni Marhaeni,Kamis (12/10/2017).

Selanjutnya,yang ditangkap yakni, Hutama Rifa’an Yuli Susanto 20 tahun warga Blitar beralamat di Jalan Joyo Suko gang 2 Merjosari, ditangkap di pinggir jalan depan SPBU Tlogomas. Raka Fitrada Putra 18 tahun warga Balikpapan ditangkap di rumah kos Jalan MT Haryono gang XIII A 420 Dinoyo. Lalu, dua pelaku M Heru Saputra 22 tahun asal Kutai Kertanegara dan M Juza Mainangi 23 tahun warga Balikpapan, terciduk di perum Pertama Jingga blok Kelapa nomor 17 Tunggulwulung.

“Pelaku MJ yang melakukan transaksi dengan pengedar ganja yang masih DPO, karena dia juga yang menyimpan barang bukti ganja total 331 gram di dalam rumahnya,” kata dia.

Hutama ditangkap saat membawa tiga bungkus ganja dan satu linting ganja dengan berat total 27,03 gram. Raka terciduk karena terbukti memiliki satu kerdus cokelat berisi ganja 5,8 gram. M Heru membawa satu bungkus plastik ganja 23,01 gram. Sementara, M Juza membawa empat bungkus lakban cokelat berisi ganjadan satu bungkus plastik ganja dengan total berat 331,98 gram.

“Cara transaksinya tidak ranjau, tapi pelaku menghubungi DPO untuk beli ganja, lalu pelaku datang juga kepada DPO dan mengambil ganjanya secara langsung,” bebernya

Menurut dia,yang berperan dalam pembelian itu,dilakukan oleh M Juza. M Juza .Ia merupakan tersangka yang berhubungan dengan pengedar dari area Barat Malang Raya.

Sementara, para pelaku lain urunan uang untuk membeli ganja. Kali terakhir, M Juza membeli satu garis ganja seharga Rp 1 juta. Menurut pengakuan para tersangka, mereka membeli ganja karena untuk menunjang gaya hidup dan ingin meningkatkan pergaulan di kalangan mahasiswa kampus.

“Para tersangka dikenakan pasal 114 (1) dan pasal 111 (1) UU RI nomor 35, tentang Narkotika,”pungkasnya .(cholil)

335 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan