Kelola Sumber Air Baru, PD Jasa Yasa Gandeng PDAM

Kamis, 12/Oktober/2017 16:11:26

MALANG (Surabayapost.net) – Satu lagi sumber mata air yang berhasil diketemukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.Temuan sumber mata air tersebut berada di area Wisata Pemandian Metro Kepanjen, Kabupaten Malang.Dengan demikian,Pemkab Malang melalui Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa akan mengembangkannya untuk wisata pemandian dengan menggandeng PDAM Kabupaten setempat.

Direktur Utama PD Jasa Yasa, Dwi Hari Cahyono mengungkapkan, sumber air baru tersebut mempunyai potensi yang luar biasa untuk dikelola. Oleh sebab itu, PD Jasa Yasa selaku pengelola Wisata Pemandian Metro mempersilahkan PDAM untuk membuat bak penampungan air sumber baru tersebut.

“Itu nanti kita persilahkan pembangunan penampungan air. Itu nanti (PDAM) disinergikan dengan kita, yang jelas nanti bikin tandonnya di bawah, ukuran tandonnya 4×4 meter dan dalamnya 4 meter, hanya saluran irigasinya yang panjang,” ujar Dwi, saat ditemui usai mengikuti upacara HUT Provinsi di Pendopo Agung, jalan Agus Salim no. 7,Kota Malang, Kamis (12/10/2017).

Dwi menambahkan, karena sumber air tersebut masih berada di area wisata yang dikelola PD Jasa Yasa, maka PDAM harus memberikan kontribusi. Rencananya, kontribusi yang harus diberikan PDAM senilai 85 rupiah per meter kibik.

“Kalau perencanaan dibuat PDAM. Itu tidak masuk hutan kota, tapi masih di area parkir Metro,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dwi menjelaskan jika sebenarnya pada area ditemukannya sumber air tersebut akan di bangun kios wisata. Namun, karena ada sumber air tersebut rencana pembangunan kios wisata itu bisa saja dibatalkan.

“Biar konsepnya tidak terganggu, rencananya akan ada kios wisata tapi kalau mengganggu pembangunan ya bisa tidak jadi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah sumber air baru ditemukan sewaktu proses renovasi tengah berlangsung di Pemandian Metro Kepanjen. Sumber air tersebut muncul dari sebuah lubang di bawah pohon beringin yang berada di Pemandian Metro.

Munculnya sumber air tersebut diketahui saat para pekerja sedang melakukan proses pengerukan tanah di sekitar area pohon beringin. Penemuan sumber air baru itu diketahui terjadi sekitar tiga minggu yang lalu, debit yang dihasilkan sumber air tersebut juga terbilang sangat besar antara 15 hingga 20 liter per detik.(tosky/lil)

48 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan