Senin, 11 Desember 2017

Mencari Pasangan Cawagub, Khofifah ‘Gandeng’ 100 Kiai

Kamis, 12/Oktober/2017 7:18:47
Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dipastikan bakal bersaing ketat kembali dengan Khofifah pada Pilgub Jatim 2018. Kali ini pria yang masih menjabat sebagi Wagub Jatim ini bakal menjadi Cagub yang dikabarkan bakal berpasangan dengan Azwar Anas Bupati Banyuwangi yang diusung oleh PKB.

SURABAYA–Setelah resmi diusung oleh sejumlah partai, Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat mempersiapkan diri menyambut kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018. Khofifah berencana mencari pendampingnya di Pilgub Jatim tahun depan.

Saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Rabu (11/10), Khofifah mengakui berencana meminta dukungan dan saran para kiai di Jawa Timur untuk memilih bakal calon wakil gubernur yang tepat sebagai pendampingnya.

“Untuk pertimbangkan siapa yang akan disiapkan jadi calon wakil, Insyaallah dalam waktu dekat saya akan minta pertimbangan lebih dari 100 kiai,” ujar Khofifah yang sampai saat ini masih menjabat Menteri Sosial tersebut.

Bagi Khofifah, tradisi bertemu para kiai sudah dilakukannya ketika Pilgub Jatim 2013 lalu. Saat itu Khofifah juga meminta saran pendiri Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang pimpinan Salahuddin Wahid atau yang dikenal Gus Solah untuk meminta pertimbangan.

Sama halnya sekarang, Khofifah akan menemui Gus Solah dan para kiai lainnya dalam waktu dekat. Menurutnya, para kiai akan memudahkan dan menemukan solusi bagi Khofifah untuk menemukan wakil yang terbaik.

“Tanggal 15 ini akan ada pertemuaan para kiai dan ibu nyai, akan bertemu Gus Solah sesuai dengan janji saya kepada beliau yang akan memipin untuk melihat pertimbangan-pertimbangan (wakil Khofifah) itu, sabar, kita sedang berproses, agar menemukan yang terbaik agar bersama mencapai yang terbaik,” ucapnya.

Khofifah hingga saat ini masih merahasiakan nama-nama bakal calon wakilnya yang akan dibawa ke para kiai tersebut. Di sisi lain, Khofifah juga mengapresiasi koalisi partai pengusung yang membebaskan dirinya menentukan calon wakil gubernurnya nanti.

“Mereka memberikan kesempatan pada saya untuk berkomunikasi dengan beberapa elemen masyarakat di Jawa Timur untuk memberikan pertimbangan, siapa yang akan disiapkan menjadi calon wakil gubernurnya,” kata Khofifah yang pernah dua kali keok dalam Pilgub Jatim 2008 dan 2013 itu. (cnnind/masduki)

944 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan