Kamis, 14 Desember 2017

Hobi Pesta Sabu, Pasangan Kumpul Kebo Terancam Dibui 20 Tahun

Senin, 20/November/2017 18:39:37
Dedik Ismail dan Nilam Lavenia Nawati, dua terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (20/11/2017).

SURABAYA (surabayapost.net) – Dedik Ismail dan Nilam Lavenia Nawati, dua terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (20/11/2017). Dua terdakwa yang merupakan pasangan kumpul kebo ini terancam hukuman 20 tahun penjara atas kasus yang menjeratnya.

Dalam dakwaan jaksa penuntut umum Mochamad Solton dijelaskan, kedua terdakwa didakwa melakukan percobaan atau permufakatan jahat melakukan tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika. “Tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman,” ujarnya.

Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak ini menjelaskan, kedua terdakwa ditangkap polisi di Jalan Karangan Gang 5, Wiyung, Surabaya pada Agustus 2017. “Saat ditangkap petugas berhasil menyita satu poket sabu seberat 0,14 gram dan dua unit handphone,” kata jaksa Solton.

Saat diperiksa polisi, terungkap bahwa barang haram tersebut milik terdakwa Nilam. “Terdakwa Nilam mendapat sabu dengan cara dibelikan terdakwa Dedik. Saat itu Dedik membeli sabu dari seseorang yang bernama Yayan (DPO) dengan harga Rp 400 ribu,” katanya.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa ini didakwa pasal 112 ayat 1 Jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Merujuk pada pasal tersebut, kedua terdakwa terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, atas dakwaan jaksa Solton, kedua terdakwa mengaku tidak keberatan. Ketua majelis hakim Unggal Warso Mukti pun langsung memerintahkan jaksa Solton agar menghadirkan saksi-saksi pada sidang selanjutnya. (Arifan)

2,627 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan