Kamis, 14 Desember 2017

Masyarakat Indonesia Antusias Belanja di Black Friday.Sale 2017

Senin, 27/November/2017 17:09:03
Belanja di Black Friday di Amerika Serikat

JAKARTA (Surabayapost.net)- Pada hari Jumat lalu (24/11/2017), merupakan hari yang dinantikan bagi penggila belanja di hampir seluruh dunia, yakni acara diskon tahunan “Black Friday”. Datang dari perayaan di Amerika Serikat, Black Friday kini dinikmati oleh hampir seluruh dunia.

Sekarang, semakin banyaknya peritel, terutama peritel online turut berpartisipasi memberikan diskon.

Di Indonesia, ternyata Black Friday juga menarik perhatian para online shopper. Black-friday sale, platform pengumpul promo Black Friday yang aktif di berbagai negara, memberikan paparan terbaru mengenai Black Friday 2017 di Indonesia – apa yang dilakukan para pencari deals dalam satu hari penuh diskon tersebut.

Di Black Friday 2017 komunitas pencari deals meningkat sebanyak 50% dibandingkan hari Jumat biasanya. Tahun ini para pencari potongan harga sebagian besar adalah pria dengan persentase 54%, sedangkan pencari promo wanita berbanding tipis dengan persentase 46%.

Para pencari deals sebagian besar merupakan kalangan usia 18 hingga 34 tahun. Diantara promo atau potongan harga yang dicari dalam Black Friday 2017 elektronik (gadget) memiliki popularitas tertinggi diikuti fashion, dan travel.

Para deal-hunters Indonesia datang dari berbagai daerah dan masih didominasi oleh kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung dan Makassar. Mereka siaga mencari promo terbaik mulai dini hari – dengan jam tersibuk antara pukul 09:00 WIB hingga 10:00 WIB serta pukul 13:00 WIB hingga 14:00 WIB. Para pencari promo Black Friday 2017 mencari deals yang mereka inginkan melalui smartphone sebanyak 69% dan desktop sebanyak 31%.

Berdasarkan data, rata-rata jumlah pembelian di Black Friday 2017 mencapai Rp144.000,- per orang. Jumlah ini lebih besar apabila dibandingkan dengan jumlah pembelian di salah satu hari diskon populer Asia, Singles Day 11.11 lalu. Rata-rata pembelian per orang di Singles Day hanya mencapai Rp135.000.

Paparan di atas menunjukkan Black Friday juga diminati oleh masyarakat Indonesia. Lebih jauh, hal ini mengindikasikan peluang untuk para pemasar agar dapat memanfaatkan momen Black Friday dan menyasar para pemburu deals.

Tahun ini masih seperti tahun sebelumnya, belum terlihat banyak peritel turut berpartisipasi dalam gelar diskon tahunan ini. Meski demikian, terlihat potensi untuk menjadikannya gelaran tahunan di Indonesia.

Igor Shapiro, Managing Director Asia Pacific and Eastern Europe platform Black-friday.sale mengatakan, “Popularitas Black Friday semakin tumbuh di Asia Tenggara, salah satunya di Indonesia. Kami melihat komunitas pencari deals terus mencari penawaran terbaik. Apabila diperhatikan dan dimanfaatkan momennya sebaik mungkin, Black Friday dapat memberikan keuntungan besar bagi para peritel seperti halnya momen diskon Singles Day 11.11 dan Hari Belanja Online Nasional 12.12.”. (Junaidi/rls)

318 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan