Kamis, 14 Desember 2017

Menkop UMKM Resmikan PLUT KUMKM Milik Pemkab Malang

Kamis, 30/November/2017 17:44:34

MALANG (Surabayapost.net) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang kini resmi memiliki Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) yang diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (Koperasi dan UMKM RI) Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, di Kepanjen, Kamis (30/11/2017).

Peresmian gedung PLUT – KUMKM dan gelar Produk Unggulan Kabupaten Malang ini dihadiri oleh, Wakil Bupati Malang, camat dan penggerak UMKM se Kabupaten Malang, Kasdim Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu, Mayor (Inf) Teguh Prastowo, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Made Dewi Anggraini, menjelaskan, layanan publik ini menggunakan data dari APBN sekitar Rp 2,8 miliar dan sudah direalisasi sebesar Rp 2,446 miliar pada tahun 2016.

Made Dewi menjelaskan, bangunan ini berdiri di atas lahan milik Pemkab Malang dengan luas 2.500 meter persegi.

“Dana APBD sebesar Rp 690 juta,” tegas dia.

Made Dewi menjelaskan, PLUT yang diperuntukkan bagi peningkatan kualitas UMKM ini juga didampingi oleh lima orang pendamping serta 15 konsultan dari kementerian.

PLUT ini dilengkapi dengan fasilitas berupa ruang rapat, galeri, workshop dan ruang konsultasi.

“PLUT juga ada koperasi pengayoman sebanyak 137 UMKM dari jumlah 418 ribu,” imbuh dia.

Selain peresmian PLUT, juga diresmikan kampung UMKM digital yang disupport oleh PT Telkom.

Mengenai peningkatan kualitas UMKM, lanjut dia, menggandeng beberapa kampus. Contohnya saja Universitas Widyagama (UWG), pemasaran dengan menggandeng UMM.

“Kami menerapkan pola pembinaan ABG (akademisi, bisnis dan government),” imbuhnya.

Made Dewi menambahkan, program peningkatkan kualitas UMKM ini sesuai dengan tiga program utama Bupati Malang, Rendra Kresna. Yakni, pengentasan kemiskinan, optimalisasi pariwisata dan lingkungan hidup.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UMKM RI, Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang akrab disapa Yoga ini, menjelaskan, mengombinasikan peningkatan UMKM dengan program utama wisata adalah langkah yang tepat.

Menurut dia, antara UMKM dengan wisata adalah dua hal yang saling bersinergi.

“UMKM bisa berkembang jika ada wisata. Pariwisata tidak akan berkembang jika tidak ada UMKM. Jadi dua hal itu adalah hal saling berkaitan,” tegas dia.

Dia mencontohkan Bali, UMKM di Pulau Dewata itu sangat tumbuh dan bergairah. Bahkan, aspek ekspornya juga sangat tumbuh. Barang yang dikirimkan ke luar negeri, lanjut dia, bukan hanya dari Bali melainkan daerah lain.

“Pariwisata di Bali sangat tinggi dan jadi destinasi terbaik dunia, permintaan untuk UMKM juga tinggi,” tegas dia. (tosky)

160 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan