Kamis, 14 Desember 2017

Dicari Alumni 212 dan Hafal 10 Juz untuk Dijodohkan dengan Wanita Keturunan Timur Tengah dan Eropa

Sabtu, 2/Desember/2017 9:47:43
Yanuari Budi Jatmiko bersama putrinya

JAKARTA (Surabayapost.net) – Aksi demontrasi yang digelar 2 Desember atau dikenal 212 mengadakan reuni pada Minggu 2 Desember 2017. Aksi ini mendapatkan simpatik sekaligus kritik dari masyarakat.

Uniknya, dari aksi ini pula, ada seorang bapak yang mencarikan jodoh untuk anaknya. Dia adalah Yanuari Budi Jatmiko. Melalui akun facebook-nya, Yanuari Budi Jatmiko memposting bahwa dirinya mencari seorang alumni 212 yang hafal Al Quran minimal 10 juz untuk dijadikan suami buat anaknya.

Syarat lain yang diajukan Budi Jatmiko ialah muslim taat 5 waktu di masjid, usia maksimal 40 tahun, pekerjaan dagang. “Gak perlu (gajinya, red) besar tapi ada buat sehari-hari. (nggak butuh orang kaya). Pribumi asli Indonesia,” tulis Budi Jatmiko pada 1 Desember 2017, pukul 16.18 WIB.

Dalam posting itu, Yanuari Budi Jatmiko juga menyertakan foto anaknya dan dirinya, yang diambil 1 tahun lalu saat masih kuliah. “Maaf ini foto 1 tahun yang lalu saat masih kuliah. Sekarang sudah pakai burdah atau jilbab panjang,” demikian sebut Budi Jatmiko.

Setelah memposting itu, warganet langsung menanggapinya beragam. Terdapat 6.598 tanggapan, 5.980 komentar, dan 2.879 bagikan. Ada yang memujinya, dan banyak pula yang mencacinya, bahkan meragukan keaslian akun-nya. Karena banyaknya tanggapan dan komentar yang menjadi viral, Yanuari kemudian memberikan pernyataan lagi.

“Bismillah asslamu’alaikum sahabat semua. Dengan firalnya postingan saya tentang perjodohan anak saya. Saya memang serius tapi saya tidak berharap seperti ini. Apabila saya salah mohon dimaafkan dan saya tetap akan memilih dari alumni 212. Dan saya akan tepati kata kata saya. Insya Allah ada jalan baik. Ini anak kedua saya dari istri pertama dan istri saya memang keturunan Timur Tengah dan Eropa. Karena hidup di Eropa jadi pakaian belum muslim. Tapi sekarang sudah mengenakan jilbab panjang. Maaf saya tidak akan tampilkan foto. Dan saya sudah dapatkan 100 orang yang akan saya seleksi. Jazakallahu khoiron. Afwan jidan ya akhi.”

Demikian penegasan Yanuari Budi Jatmiko yang diposting di tanggal yang sama pada jam 22.15 WIB.

Penegasan itu belum juga meyakinkan warganet. Maka itulah, pada 2 Desember 2017 sekitar jam 05.00 WIB, Yanuari kembali menuliskan penegasannya.

“Assalamu’alaikum

Afwan jiddan ya akhi ya ukhti… saya tidak bisa membalas semua mesengger dan komentar… saya tidak menyangka bisa sedemikian viral…

Saya jawab di sini saja untuk semua.
Saya sudah pilih 100 orang yang akan saya seleksi… dan saya konsisten dengan perkataan saya. Semua benar adanya, bukan saya membedakan muslim satu dan lainnya. Alumni 212 dan 411 memang mbdapatkan tempat kusus di hati saya. Mereka pernah satu tempat dengan saya. Hujan panas haus lapar dan capek juga berjuang dengan sungguh sungguh. Namun semua muslim adalah saudaraku dan saya hormati dan saya hargai seperti saya menghargai diri sendiri. Semoga semua saudaraku seiman dalam lindungan Allah.

Jazakallah khoiron
Wasalamu’alaikum ….”

Salah satu warganet bernama Aung Suntino membalas dengan komentar “Semoga Allah memberkahi Bapak, menantu yang bisa membawa keluarga ke Syurga”. (Junaidi/ins)

17,961 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan