Kamis, 14 Desember 2017

Duel di Karaoke, Security UB Tewas

Selasa, 5/Desember/2017 19:09:31

MALANG (surabayapost.net) – Pengaruh minuman keras (miras) bisa berdampak buruk bagi diri sendiri dan orang lain. Bahkan, perasaan nekat kerap muncul saat seseorang tengah asyik mabuk.

Hal itulah yang terjadi pada dia karyawan Universitas Brawijaya (UB) Malang. Mereka adalah Iwan Asrofi (38) PNS bagian teknisi dan Aditya Wahyu (25) seorang Security UB Malang.

Mereka yang sebenarnya bersahabat itu berkelahi di salah satu room Karaoke Studio One (SO) di kawasan jalan Borobudur Kota Malang. Akibat perkelahian itu Aditya Wahyu tewas.

Makanya, aparat kepolisian menetapkan Iwan Asrofi, sebagai tersangka. Warga JL Ikan Piranha Atas, Gang V, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang itu kini hatus mendekam di tahanan Polres Malang Kota.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri,S.I.K mengungkapkan, awal kejadian bermula ketika keduanya menggelar pesta miras di basement UB Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) pada Minggu (3/12/2017) siang. Selang beberapa waktu kemudian, mereka mendapat undangan datang ke karaoke Studio One (SO) dikawasan jalan Borobudur,Kecamatan Lowokwaru,Kota Malang pada sekitar pukul 12.00 wib.

Setelah berada di ruangan karaoke, Aditia terpengaruh alkohol dan sempat membuat keributan. Melihat hal tersebut,Iwan Asrofi berusaha menenangkan temannya itu dengan membawa keluar ruangan dan pindah ke ruangan yang sepi.Namun diluar kendali, Aditya Wahyu sepertinya beringas hingga dia menggigit Iwan, hal itulah yang memancing emosi pelaku hingga melakukan pemukulan. Korban kemudian dimasukkan ke dalam Room 7 dengan harapan sudah tidak membuat gaduh. Namun saat itu, perut Iwan malah digigit oleh korban.

“Diruang terpisah itulah,korban menggigit perut tersangka. Hal itu membuat tersangka emosi. Apalagi saat itu sudah ada pengaruh miras. Korban kemudian dalam posisi tengkurap dan diduduki (dijepit) oleh tersangka. Selanjutnya korban dipukuli dibagian kepala belakang sebanyak lima kali,” ungkap AKBP Asfuri saat merilis tersangka beserta barang bukti,Selasa (5/12/2017).

Saat itu kondisi korban sudah lemah,selanjutnya beberapa teman korban membawanya basement FE UB. Namun karena kondisi korban sudah tak sadarkan diri, akhirnya beberapa teman korban membawanya ke RSSA Malang. Namun takdir berkata lain, sekitar 20 menit sebelum tiba di rumah sakit,korban keburu menghembuskan nafas terakhirnya.

“Akibat perbuatannya,tersangka kenakan Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Untuk penyebab kematian sementara karena korban kehabisan nafas. Ada luka memar dan bercak darah dibagian kepala belakang korban,” tutup AKBP Asfuri.

Ditempat yang sama,Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha Hardy Putra SIK menyebut bahwa sebelum datang ke Studio One (SO),korban dan tersangka serta beberapa temannya sudah pesta miras di Basement UB.

“Mereka datang ke Studio One Karaoke sudah dalam kondisi mabuk karena sebelumnya sudah minum minuman di Basement UB.Tersangka beserta barang bukti telah kami amankan dan untuk selanjutnya dilakukan pengembangan,”pungkas AKP Ambuka Yudha didampingi Kasubbag Humas,Ipda Ni Made Seruni Marhaeni (cholil)

148 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan