Kamis, 14 Desember 2017

MCW Masih Terus Mempersoalkan Perizinan Predator Fun Park

Selasa, 5/Desember/2017 23:38:58
Kepala Riset MCW, Bayu  Diktiarsa

BATU (surabayapost.net) – Malang Corruption Watch (MCW) terus mempersoalkan perizinan Predator Fun Park (PFP) di Desa Tlekung, Kecamtan Junrejo Kota Batu. Sebab selain  diyakini bermasalah, juga menduga ada main dengan dinas terkait di Pemkot .

Makanya, Kepala Riset MCW, Bayu  Diktiarsa mengaku sedang menyiapkan kajian terkait perubahan Perda Tata Ruang Kota Batu. “Saat ini kami sedang menyiapkan kajian mengenai perubahan Perda Rencana tata ruang di Kota Batu,” kata dia, Selasa (5/12/2017).

Menurut dia, kawasan pertanian akan semakin menipis. Sedangkan kawasan hiburan dan perumahan akan semakin meningkat.

Bayu mengaku khawatir dengan adanya dugaan izin yang bermasalah, nantinya tidak sesuai peruntukkannya. Hal itu kata dia akan terjadi perubahan kawasan yang berakibat pada rusaknya lingkungan.

“Untuk menindaklanjuti kasus PFP itu kami akan mengirimkan surat permohonan informasi mengenai sejumlah kawasan permukan di Batu. Misalnya, perumahan dan taman wisata buatan. Terutama milik Jatim Park Group  (JTP ). Surat itu kami tujukan kepada Badan Penanaman Modal Kota Batu,” katanya.

Meski begitu, menurut dia, sesuai dengan tahapan yang ada masalah perizinannya perlu dipantau. Terkait persoalan tersebut kata dia, DPRD Kota Batu belum menjawab atau belum menaruh perhatian khusus pada sejumlah kasus korupsi yang membelit di tubuh Pemkot Batu.

“Termasuk kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah di Batu atau birokrat di Batu. Jadi mereka perlu ada upaya serius. Kami berencana akan mendorong DPRD Kota Batu dalam hal ini,” ungkapnya sembari mengaku sudah menyiapkan data permohonan keterbukaan informasi mengenai kasus tersebut ke Badan Penanaman Modal Kota Batu.

Sementara itu, Kabid Perizinan Pemkot Batu Agus Bhaskara, dikonfirmasi via ponsellnya justru yang menjawab terdengar suara perempuan. Dia mengatakan bila Agus Bhaskara tidak ada.
“Dari mana mas? silahkan konfirmasi saat jam kantor saja mas,” cetus wanita yang mengangkat ponsel Agus Bhaskara ini sengit. (agus susanto)

203 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan