Kamis, 14 Desember 2017

Kiat Mendidik Anak Usia Dini Dengan ‘Pelukan’

Sabtu, 2/Desember/2017 10:17:22
Yusron Aminullah saat memeberikan materi kepada ribuan Guru Paud yanh tergabung dalam Himpaudi Kabupaten Gresik di WEP, Sabtu (2/12). (foto/masduki)

GRESIK (surabayapost.net)–Guru pendidikan anak usia dini (PAUD) setiap pagi wajib memeluk anak-anak didiknya. Karena pelukan terhadap anak lebih berharga dan mendidik dibanding dengan sejuta kata-kata.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Yusron Aminullah, selaku trainer dari lembaga pelatihan Menebar Energy Positif (MEP) dalam Seminar Parenting dengan tema “Menyapa Anak Dengan Hati” kepada para guru Paud yang tergabung dalam Himpaudi, Kabupaten Gresik, Sabtu (2/12).

“Guru Paud tugas utamanya setiap pagi adalah memeluk muridnya dengan posisi membungkuk,” tutur Yusron, kepada ribuan guru Paud di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP), Gresik Sabtu (2/12)

Diungkapkan Yusron, memeluk anak memiliki banyak manfaat yang sangat berharga, baik secara fisik maupun secara psikologis anak. Tanpa disadari, setiap pelukan dan dekapan memberikan perasaan yang nyaman dan hangat.

“Pelukan adalah cara terbaik menyembuhkan jiwa dan hati anak yang terluka. Ketika anak merasa kecewa, terlukai, frustari, cemas dan mengalami tekanan batin yang membuat jiwanya sakit atau depresi. Pelukan adalah penyembuhnya. Setidaknya melalui pelukan, rasa itu terbagi. Dan anak akan merasa ia tidak sendiri merasakan,” terangnya.

Ditegaskan Yusron, pelukan dapat menentramkan perasaan anak yang tertekan. Sentuhan lembut ibu akan merangsang keluarnya hormon oksitosin yang mampu memberikan efek menenangkan pada anak yang sedang merasa marah, sedih, takut atau tertekan.

“Sentuhan dari pelukan akan meningkatkan sistem pertahanan anak. Sentuhan yang tepat akan merangsang sistem penghasil sel darah putih yang dapat menguatkan sistem imun pada anak,” paparnya.

Acara pelatihan yang juga didukung oleh PT Petrokimia Gresik tersebut dibarengi dengan peringatan Mualid Nabi Muhammad SAW. Dengan mengundang trainer sekaligus Ustad Suharyo yang juga pengajar di AWS. Ribuan guru Paud menikmati setiap materi yang diajarkan karena dikemas rilek dan humor yang menyentuh.(uki)

9,200 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan