Senin, 11 Desember 2017

Setelah Malaysia, Para Camat “Plesiran” ke Kota Kembang Bandung

Jumat, 1/Desember/2017 15:22:01

GRESIK (surabayapost.net)–Pejabat di lingkungan pemkab Gresik dinilai paling hobi plesiran daripada memikirkan nasib masyarakatnya. Meski kerap berdalih menggunakan uang pribadinya untuk plesiran ria, stigma negatif terhadap pejabat tak akan mudah dihapus disaat keadaan ekonomi masyarakat sedang kembang kempis.

Kali ini para pejabat eselon III ini kabarnya sedang plesiran ke Kota Bandung. Foto-foto mereka beredar di media sosial (medsos). Nampak sejumlah camat disertai puluhan rombongan sedang dalam perjalanan naik kereta yang terlihat bersuka cita dan saling selfie di dalam gerbong kereta.

Salah satu netizen gregetan melihat polah para camat dan stafnya itu. Karena dianggap ngece masyarakat dan tak punya kepekaan. “Pejabat tak punya kepekakan melihat nasib masyarakat,” kata M. Ali, warga Jalan Proklamasi Kebomas, Jumat (1/12).

Menurutnya, ini (plesiran) adalah sejarah terburuk pemerintahan di Gresik, sebab sebelumnya lawatan Bupati bersama rombongan ke Malaysia selama tiga hari, Jumat(17/11) hingga Minggu(19/11), kini warga dibuat geregetan kembali oleh ulah sejumlah camat yang diduga plesir ke Bandung. “Gawe duit apa itu. Apa bener pake duit pribadi. Paling APBD,” cetusnya.

Ali menilai bahwa plesiran sejumlah camat ke Bandung bersama rombongan telah menciderai kepercayaan masyarakat. Betapa tidak, disaat sejumlah warga Gresik dilanda musibah banjir seperti warga di Kecamatan Menganti, Benjeng, Balongpanggang dan Cerme, sehingga banyak korban menderita, sejumlah pejabat justeru hura-hura, plesiran.

“Fakta ini bisa dibilang para pejabat Gresik tersebut menari-nari diatas penderitaan masyarakat tertimpa musibah,” terangnya.

Dilihat dari gambar yang beredar di medsos, tampak Camat Wringianam M. Hari Syawaludin dan Camat Ujungpangkah Dwi Purbo Wahyono berpose selfie naik kereta perjalanan ke Bandung. Mereka kabarnya, akan menikmati libur panjang selama tiga hari di kota Kembang, Jumat hingga Minggu (1-3/12).

Dikonfirmasi via aplikasi WhatsApp(WA)-nya, Camat Ujungpangkah Dwi Purbo Wahyono belum berhasil dikonfirmasi saol keikutsertaannya plesir ke Bandung tersebut.

Sementara Camat Weringinanom M.Hari Syawaludin membenarkan hal tersebut bahwa ia tengah melakukan plesiran ke Bandung.

Menurut Hari, kepergiannya ke Bandung bersama Camat Ujungpangkah dan teman-temannya bukan anak buah (PNS) di kecamatan yang dipimpinnya. “Karo konco-konco (sama teman-teman, red), bukan anak buah,” katanya dalam aplikasi WAnya.

Ia mengaku, kepergiannya ke Bandung besama sejumlah camat dan rombongan dalam kapasitas mengisi liburan panjang. “Bukan study banding, tapi rekreasi liburan panjang di bulan Maulid. Tidak pada hari kerja dan tidak menggunakan keuangan negara, murni uang pribadi masing-masing,” pungkasnya. (uki)

2,443 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan