Kamis, 14 Desember 2017

Tim Rajawali Polresta Mojokerto Bekuk Spesialis Pelaku Curanmor

Senin, 4/Desember/2017 19:52:47

MOJOKERTO (Surabayapost.net) – Anggota tim Rajawali Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Mojokerto Kota dipimpin AKP. Suharyono, SH meringkus pelaku spesialis pencuri motor yang beraksi di 5 TKP di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Dia adalah Agus Hermawan (30) warga Desa Ngares Kidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Tersangka diringkus petugas berawal adanya laporan korban Eko Sunarto warga Desa Ngares Kidul, Kecamatan Gedeg, yang kehilangan motor Yamaha Nouvo W-6852-RL yang diparkir di dalam rumahnya pada Kamis (23/11/2017) pukul 05.30 WIB.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya petugas meringkus tersangka saat berada disekitar jalan Desa rumahnya, Minggu (3/12/2017) sekitar pukul 04.00 WIB. Di depan petugas, tersangka mengaku melakukan aksi pencurian di sebanyak 5 TKP diantaranya, 2 TKP Desa Ngares, Kecamatan Gedeg berhasil menggasak motor Yamaha Nouvo dan motor Honda Beat, TKP Desa Jeruk Seger Kecamatan Gedeg motor Honda Scoopy, TKP Desa Betro, Kecamatan Kemlagi motor Honda Supra X 125 dan TKP Desa/Kecamatan Jetis mencuri Handphone.

Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP. Suharyono, SH dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, AKP. Agus Purnomo, SH terkait penangkapan tersangka pelaku spesialis pencuri motor membenarkan.

Modusnya, pelaku melakukan aksinya secara sendiri tidak dibantu orang lain dengan cara berjalan kaki lalu terlebih dulu mengamati situasi calon korbannya. Dan apabila rumah korbanya lengang, pintu dan cendela rumah korban dalam kondisi terbuka, pelaku masuk rumah lalu mengambil motor bahkan harta yang lain milik korbanya.

Guna penyidikan lebih lanjut, selain meringkus tersangka, petugas juga menyita barang bukti dari tangan tersangka berupa, 2 unit motor Yamaha Nouvo W-6852-RL dan Mio, 1 buah jaket cokelat, sepasang sandal jepit, 1 buah ikat pinggang dan 1 lbar SIM C An. Febri. WD (pemilik motor Honda Scoopy).

“Tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan ancaman hukuman 7 tahun Penjara,” pungkasnya, Senin (4/12/2017). (Wisnu Joedha)

176 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan